KONDISI TANAH DI JAKARTASabtu, 27 Februari 2010
Tanah Jakarta Berpotensi Ambles Jika Terjadi GempaJakarta
Tanah Jakarta cukup berpotensi untuk ambles, longsor dan kehilangan daya dukung terhadap fondasi bangunan dan infrastruktur di atasnya jika terjadi gempa dengan skala di atas 5 MW (Magnitudo gempa) dan dengan kecepatan gempa permukaan di atas 0,1 gal (80 cm per detik kuadrat)."Jakarta merupakan kota yang dibangun di pesisir, khususnya area di utara Jakarta. Jadi sebagian tanahnya dari jenis pasir, bukan jenis lempung," kata pakar geoteknologi LIPI, . Tanah jenis ini jika ditambah syarat lain yakni bersifat lepas (tidak padat) dan jenuh air,maka cukup berpotensi terkena likuifaksi atau suatu fenomena hilangnya kekuatan lapisan tanah akibat beban getaran gempa. Pada peristiwa ini, lapisan tanah pasir berubah menjadi cairan sehingga tidak mampu menopang beban bangunan di atasnya dan mengakibatkan antara lain, hilangnya daya dukung atau kegagalan pondasi jembatan, mengakibatkan ground settlement yang dapat menimbulkan penurunan pada bangunan dan ground oscillation yang dapat menimbulkan kerusakan pada jalan.Likuifaksi juga menyebabkan flow failure atau longsoran lereng tanah yang menimbulkan kerusakan besar pada jalan yang berada di atas tebing, menyebabkan lateral spread atau perpindahan menyamping pada permukaan datar dan menimbulkan kerusakan pada bangunan dan jalan.Likuifaksi juga membuat lapisan pasir menyembur (sand boiling) dan menyumbat sumur.Ia memberi contoh ketika terjadi gempa Yogyakarta di mana sumur-sumur menyemburkan pasir dan tersumbat sehingga warga Yogyakarta yang rumah-rumahnya hancur karena gempa makin menderita dengan kekurangan sumber air bersih.Selain itu likuifaksi juga bisa menyebabkan bouyant rise of buried structures yang menimbulkan ledakan pada pipa gas atau tanki bahan kimia terpendam di dalam tanah.Namun demikian studi tentang struktur tanah di Jakarta sangat minim, belum ada pemetaan area mana saja di Jakarta yang mengandung lapisan pasir lepas dan jenuh air yang berbahaya jika didirikan bangunan di atasnya."Kesulitan melakukan studi struktur tanah di Jakarta karena Jakarta sudah terlanjur padat dengan aspal, beton dan bangunan, padahal studi geologi perlu menggali dan membor lokasi-lokasi yang ingin diketahui," .Sumber gempa bagi Jakarta, ujarnya, bisa berasal dari subduksi di sepanjang barat Sumatera hingga selatan Jawa, sesar di Jawa Barat dan gempa Krakatau yang memiliki rentang umur ledakan sekitar 200 tahun.Ditanya soal kerawanan reklamasi pantai di utara Jakarta, menurut dia, bisa saja dibuat menjadi tidak rawan likuifaksi asal lapisan tanah di bawahnya dipadatkan. Bagi penduduk yang berdomisili di Jakarta harus waspada dengan kondisi geografis seperti itu. Mudah-mudahan tidak terjadi sesuatu.Amien.....
Piranha, Ikan Buas Dari Amazon
Inilah salah satu sosok penghuni lembah Amazon di Amerika Selatan yang termashur itu. Mata yang besar bulat merah, dilengkapi dengan gigi segitiga yang runcing pada ujung ujungnya, ikan piranha.
Keganasannya tidak diragukan lagi, bahkan suku Indian yang biasanya dibekali bermacam ilmu magic pun memilih meninggalkan tempat bila bertemu gerombolan ikan ini.
Ikan setan, sebutan yang diberikan suku Indian untuk ikan yang sanggup menyisakan belulang seekor bison hanya dalam hitungan menit ini. Karena keganasannya itulah, ikan piranha dilarang masuk ke Indonesia tanpa tujuan yang jelas.
Di Jakarta, ikan piranha dapat dilihat pada aquarium raksasa Sea World Indonesia di kawasan Ancol, Jakarta Utara. Disini juga terlihat betapa cepatnya ikan ini melahap makanan.
Serrasasalmus sp atau piranha sebenarnya termasuk golongan ikan penakut. Carnivor ini memiliki tingkatan stres yang tinggi dan gampang mati. Untuk pertahanan hidupnya, ikan ini membentuk kelompok besar.
Di beberapa belahan bumi terdapat beberapa spesies yang mirip dengan piranha. Di Indonesia, ikan ini sekilas mirip ikan bawal air tawar.
Secara visual sulit membedakan ikan bawal air tawar yang berwarna merah ini dengan piranha yang juga berwarna merah. Sebagaimana lazimnya ikan air tawar daging piranha juga enak dimakan. Namun justru piranha merah yang hanya mempunyai berat 600 sampai 700 gram inilah yang paling terkenal keganasannya.
Diperkirakan ada puluhan spesies piranha yang hidup di sepanjang sungai Amazon, Amerika Selatan. Beberapa spesies mencapai berat 5 kilogram, mirip kembarannya ikan bawal tawar. Beberapa spesies lainya bahkan hidup sebagai herbivora atau pemakan tumbuhan.
Sepintas ikan piranha merah yang terkenal paling ganas ini tidak memperlihatkan sifat yang agresif. Gerakannya terbatas dan kaku. Namun ketika menemukan makanan, kelompok ikan ini dengan sangat cepat menyerbunya.
Bagi para hobiis dengan keindahan ikan hias, harus mengubur impiannya untuk memelihara ikan ini secara legal. Karena sampai saat ini pemerintah Indonesia masih melarang masuknya ikan piranha ke Indonesia.
Namun di situs internet ada yang menawarkan ikan piranha dengan harga yang relatif murah. Untuk ikan ukuran 8 hingga 9 centimeter, ditawarkan seharga 20 ribu rupiah per ekor. Kepada para hobiis mungkin ada baiknya mematuhi larangan pemerintah memelihara ikan piranha. Karena bukan tidak mungkin, ikan ganas ini akan menjadi predator bagi mahluk hidup lainnya, bila sampai terlepas ke sungai.
Inilah salah satu sosok penghuni lembah Amazon di Amerika Selatan yang termashur itu. Mata yang besar bulat merah, dilengkapi dengan gigi segitiga yang runcing pada ujung ujungnya, ikan piranha.
Keganasannya tidak diragukan lagi, bahkan suku Indian yang biasanya dibekali bermacam ilmu magic pun memilih meninggalkan tempat bila bertemu gerombolan ikan ini.
Ikan setan, sebutan yang diberikan suku Indian untuk ikan yang sanggup menyisakan belulang seekor bison hanya dalam hitungan menit ini. Karena keganasannya itulah, ikan piranha dilarang masuk ke Indonesia tanpa tujuan yang jelas.
Di Jakarta, ikan piranha dapat dilihat pada aquarium raksasa Sea World Indonesia di kawasan Ancol, Jakarta Utara. Disini juga terlihat betapa cepatnya ikan ini melahap makanan.
Serrasasalmus sp atau piranha sebenarnya termasuk golongan ikan penakut. Carnivor ini memiliki tingkatan stres yang tinggi dan gampang mati. Untuk pertahanan hidupnya, ikan ini membentuk kelompok besar.
Di beberapa belahan bumi terdapat beberapa spesies yang mirip dengan piranha. Di Indonesia, ikan ini sekilas mirip ikan bawal air tawar.
Secara visual sulit membedakan ikan bawal air tawar yang berwarna merah ini dengan piranha yang juga berwarna merah. Sebagaimana lazimnya ikan air tawar daging piranha juga enak dimakan. Namun justru piranha merah yang hanya mempunyai berat 600 sampai 700 gram inilah yang paling terkenal keganasannya.
Diperkirakan ada puluhan spesies piranha yang hidup di sepanjang sungai Amazon, Amerika Selatan. Beberapa spesies mencapai berat 5 kilogram, mirip kembarannya ikan bawal tawar. Beberapa spesies lainya bahkan hidup sebagai herbivora atau pemakan tumbuhan.
Sepintas ikan piranha merah yang terkenal paling ganas ini tidak memperlihatkan sifat yang agresif. Gerakannya terbatas dan kaku. Namun ketika menemukan makanan, kelompok ikan ini dengan sangat cepat menyerbunya.
Bagi para hobiis dengan keindahan ikan hias, harus mengubur impiannya untuk memelihara ikan ini secara legal. Karena sampai saat ini pemerintah Indonesia masih melarang masuknya ikan piranha ke Indonesia.
Namun di situs internet ada yang menawarkan ikan piranha dengan harga yang relatif murah. Untuk ikan ukuran 8 hingga 9 centimeter, ditawarkan seharga 20 ribu rupiah per ekor. Kepada para hobiis mungkin ada baiknya mematuhi larangan pemerintah memelihara ikan piranha. Karena bukan tidak mungkin, ikan ganas ini akan menjadi predator bagi mahluk hidup lainnya, bila sampai terlepas ke sungai.
Kamis, 25 Februari 2010
Ya Allah lindungilah hambamu dari segala mara bahaya karena perilaku manusia sendiri dan tunjukkan jalan yang lurus yang engkau perintahkan
dan lindungilah bumi ini dari kehancuran.
يا الله ، وحماية عبيدك من جميع أنواع المخاطر بسبب سلوك الإنسان نفسه ، وتبين الطريق الصحيح الذي
أمرت ، وحماية كوكب الأرض من الدمار
Banyak Ruginya, Sedikit Nikmatnya
MAHASISWA memang rentan terhadap" pergaulan bebas". Apalagi bagi mahasiswa indekos. Biasanya bagi mereka yang landasan agamanya tidak kuat akan mudah terpengaruh hal tersebut. Berbeda bagi mahasiswa yang mempunyai landasan agama kuat, mereka tidak akan mudah terpengaruh.
Banyak sekali mahasiswa melakukan pergaulan bebas dengan mahasiswi. Entah itu di hotel, tempat penginapan, bahkan di tempat kos.
Mulanya hanya coba-coba, tapi lama-lama ketagihan. Dan biasanya itu terjadi karena pengaruh teman.
Pergaulan yang terlalu bebas ternyata bisa membuat seseorang menjadi dewasa sebelum waktunya. Ada banyak faktor yang membuat seseorang cenderung ingin melakukan pergaulan bebas.
Antara lain, beredarnya VCD, buku dan gambar porno. Kurangnya informasi tentang akibat pergaulan bebas
Lingkungan yang mendewakan pergaulan bebas , dan lemahnya landasan agama.
Padahal pergaulan bebas nyaris tidak mendatangkan keuntungan.
Dampak yang paling parah terkena penyakit masyarakat dan terjadi sesuatu yang tidak diharapkan baik orang tua maupun yang bersangkutan. Akibat berikutnya putus kuliah, mencoreng nama baik keluarga, menjalani hidup berumah tangga tanpa persiapan. Menyuramkan masa depan calon anak yang lahir tanpa adanya persiapan mental dan batin dari orang tua.
Kehilangan masa remaja yang seharusnya dilewati dengan teman sebaya, dan tergantikan dengan tugas-tugas dalam rumah tangga, dengan memikirkan masalah ekonomi dan keluarga.
Dengan usianya yang belum matang untuk menikah, dapat menyebabkan berbagai kecekcokan dan keributan dalam rumah tangga.
Setelah adanya sedikit pandangan dari penulis tentang masalah pergaulan bebas, maka penulis berharap khususnya bagi para mahasiswa agar tidak melakukan pergaulan bebas mengingat banyaknya dampak negatif yang mungkin akan terjadi, dan kepada bapak ibu kos sebaiknya membuat peraturan yang ketat terhadap prilaku anak-anak kosnya karena sebagai pengganti bapak dan ibu si anak kos.jadi perlu adanya kontrol yang kuat dari lingkungan kos, terutama di kampus-kampus baik negeri maupun swasta bahkan kampus yang berbasis agamapun berdasarkan penelitian justru lebih tinggi prosentasi prilaku menyimpang para mahasiswanya. Kami berharap semua pihak yang terkait memberikan perhatiannya dalam masalah ini, karena menyangkut masa depan bangsa
MAHASISWA memang rentan terhadap" pergaulan bebas". Apalagi bagi mahasiswa indekos. Biasanya bagi mereka yang landasan agamanya tidak kuat akan mudah terpengaruh hal tersebut. Berbeda bagi mahasiswa yang mempunyai landasan agama kuat, mereka tidak akan mudah terpengaruh.
Banyak sekali mahasiswa melakukan pergaulan bebas dengan mahasiswi. Entah itu di hotel, tempat penginapan, bahkan di tempat kos.
Mulanya hanya coba-coba, tapi lama-lama ketagihan. Dan biasanya itu terjadi karena pengaruh teman.
Pergaulan yang terlalu bebas ternyata bisa membuat seseorang menjadi dewasa sebelum waktunya. Ada banyak faktor yang membuat seseorang cenderung ingin melakukan pergaulan bebas.
Antara lain, beredarnya VCD, buku dan gambar porno. Kurangnya informasi tentang akibat pergaulan bebas
Lingkungan yang mendewakan pergaulan bebas , dan lemahnya landasan agama.
Padahal pergaulan bebas nyaris tidak mendatangkan keuntungan.
Dampak yang paling parah terkena penyakit masyarakat dan terjadi sesuatu yang tidak diharapkan baik orang tua maupun yang bersangkutan. Akibat berikutnya putus kuliah, mencoreng nama baik keluarga, menjalani hidup berumah tangga tanpa persiapan. Menyuramkan masa depan calon anak yang lahir tanpa adanya persiapan mental dan batin dari orang tua.
Kehilangan masa remaja yang seharusnya dilewati dengan teman sebaya, dan tergantikan dengan tugas-tugas dalam rumah tangga, dengan memikirkan masalah ekonomi dan keluarga.
Dengan usianya yang belum matang untuk menikah, dapat menyebabkan berbagai kecekcokan dan keributan dalam rumah tangga.
Setelah adanya sedikit pandangan dari penulis tentang masalah pergaulan bebas, maka penulis berharap khususnya bagi para mahasiswa agar tidak melakukan pergaulan bebas mengingat banyaknya dampak negatif yang mungkin akan terjadi, dan kepada bapak ibu kos sebaiknya membuat peraturan yang ketat terhadap prilaku anak-anak kosnya karena sebagai pengganti bapak dan ibu si anak kos.jadi perlu adanya kontrol yang kuat dari lingkungan kos, terutama di kampus-kampus baik negeri maupun swasta bahkan kampus yang berbasis agamapun berdasarkan penelitian justru lebih tinggi prosentasi prilaku menyimpang para mahasiswanya. Kami berharap semua pihak yang terkait memberikan perhatiannya dalam masalah ini, karena menyangkut masa depan bangsa
Senin, 22 Februari 2010
Langganan:
Postingan (Atom)

