HASIL( ULANGAN HARIAN SEMESTER 2)
PELAJARAN IPS KELAS 9A
2011
1 ABDIEL IVAN RIVANDI 95
2 AGUNG ROHMAT RIZKITA 95
3 ALDIANSYAR MUGIA U. 90
4 ALVEILA DZIKRIANNISA FIQRIYATI 95
5 ANNISA NURJANAH 93
6 ASEP ABDUL ROHMAN HOLIK 100
7 AZIZALLAH FAUZ 92
8 CINDY CHRISTA KHARISMA REIGEN 96
9 DEBY KUSUMAWATI 90
10 DISTY EKA PRATIWI 93
11 DJATU KANIA DHINI 100
12 GEORGE ILHAM HABIBI 86
13 GHIFARINNISA FATHIA RACHMADHAN 93
14 ISMI RIJABIANTY 88
15 KINTAN NAFASA 100
16 LUSAN MAULANA SUMARNA 80
17 LUTHFIA INDI HAPSARY 96
18 LYZA AUDINA PANGESTI 96
19 MOCH. RIZKY MUHARAM YUSUP 93
20 MUHAMAD ABDUH BANI SUBARDHI 90
21 NADINE MONARISTA RIKKERS 95
22 RAKA PUTRI DAYATAKA 100
23 RICKY TUBAGUS WARDANI 86
24 RIFQI ADITYA RIADHI 95
25 RINA PERMATASARI 95
26 RIVA YUDHA ABRIYANT 100
27 SALSABILA ZAHRA 90
Kamis, 27 Januari 2011
Kamis, 30 Desember 2010
HORMATI IBUMU
kiriman dari sahabat (spesial Hari Ibu)
Assalamualaikum wr.wb kiriman sahabat yang luar biasa yang bisa membuat kita meleleh.com alias menangis, mengenang betapa besar jasa Ibunda pada kita. I love you mom, Semoga bermanfaat. Wassalamualaikum wr.wb
HORMATI IBUMU
Allah mempunyai maksud tertentu ketika menciptakan manusia, dan maksud tersebut menjadi Tugas bagi setiap Manusia yang dilahirkan di muka bumi. Agar masing-masing manusia dapat menjalankan tugas yang diembannya. Allah tidak pernah lupa untuk memberikan "fasilitas" yang unik kepada masing-masing Orang yang kemudian dinamakan "Bakat". Kalau saja setiap manusia bisa menemukan "bakat"-nya masing-masing, berarti bahwa kita bisa menemukan "jalan" sukses masing-masing. Dan untuk bisa mendapat tiket masuk ke jalan tersebut, dibutuhkan "Do'a Ibu", karena Ibu memiliki kedudukan yang sangat tinggi di mata Allah. Semoga tulisan ini dapat mengingatkan diri kita masing-masing bahwa untuk mendapatkan tiket masuk ke jalan sukses, kita harus bisa menjaga perilaku, dengan cara memelihara silaturahim dengan Orangtua kita. Amiin. Kenanglah Ibu yang menyayangimu... Untuk ibu yang selalu meneteskan air mata ketika kita pergi... Ingatkah engkau, ketika ibumu rela tidur tanpa selimut demi melihatmu, tidur nyenyak dengan dua selimut membalut tubuhmu... Ingatkah engkau ketika jemari ibu mengusap lembut kepalamu..? Dan ingatkah engkau ketika air mata menetes dari mata ibumu ketika ia melihatmu terbaring sakit..? Sesekali jenguklah ibumu yang selalu menantikan kepulanganmu di rumah tempat kau dilahirkan. Kembalilah memohon maaf pada ibumu yang selalu rindu akan senyumanmu. Simpanlah sejenak kesibukan-kesibukan duniawi yang selalu membuatmu lupa untuk pulang. Segeralah jenguk ibumu yang berdiri menantimu di depan pintu bahkan sampai malampun kian larut. Jangan biarkan engkau kehilangan saat yang akan kau rindukan di masa datang ketika ibu telah tiada... Tak ada lagi yang berdiri di depan pintu menyambut kita... Tak ada lagi senyuman indah tanda bahagia... Yang ada hanyalah kamar yang kosong tiada penghuninya. Yang ada hanyalah baju yang digantung di lemari kamarnya. Tak ada lagi yang menyiapkan sarapan pagi untukmu makan... Tak ada lagi yang rela merawatmu sampai larut malam ketika engkau sakit... Tak ada lagi dan tak ada lagi yang meneteskan air mata mendo'akanmu di setiap hembusan nafasnya... Kembalilah segera... Peluklah ibu yang selalu menyayangimu... Ciumlah kaki ibu yang selalu merindukanmu dan berikanlah yang terbaik di akhir hayatnya. Sahabat... berdo'alah untuk kesehatannya dan rasakanlah pelukan cinta dan kasih sayangnya. Jangan biarkan engkau menyesal di masa datang, kembalilah pada ibu yang selalu menyayangimu... Kenanglah semua cinta dan kasih sayangnya... Ibu... maafkan aku... Sampai kapanpun jasamu tak akan terbalas.
semoga tulisan ini dapat memberikan peringatan kepada kita
betapa agungnya Seorang Ibu...
semoga kita termasuk anak yang berbakti Amien....
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Dear brothers,
Ada seorang anak lelaki miskin. Ia sangat lapar, tapi tak punya uang. Anak itu memutuskan mengetuk pintu sebuah rumah untuk meminta makanan.
Namun keberaniannya lenyap saat pintu dibuka oleh seorang gadis muda. Anak itu tidak jadi meminta makanan, ia hanya meminta segelas air.
Gadis itu tahu, anak ini pasti lapar. Maka, ia membawakan segelas besar susu.
"Berapa harga segelas susu ini?" tanya anak lelaki.
"Ibu mengajarkan kami, jangan minta bayaran atas perbuatan baik kami." jawab si gadis muda itu.
"Aku berterima kasih dari hati yang paling dalam!" balas anak lelaki.
Sekian tahun berlalu...
Gadis itu tumbuh menjadi wanita dewasa dan mengalami sakit kronis.
Dokter di kota kecilnya angkat tangan. Ia dibawa ke kota besar, dimana terdapat dokter spesialis.
Dokter Howard Kelly dipanggil untuk melakukan pemeriksaan. Pada saat mendengar nama kota asal wanita itu, terbersit pancaran aneh dimata dokter tersebut.
Bergegas ia turun dari kantornya di lantai atas menuju kamar wanita tersebut. Dalam balutan baju putih kedokterannya, ia langsung mengenali wanita itu.
Setelah melalui perjuangan panjang, akhirnya wanita itu bisa disembuhkan.
Wanita itu menerima amplop tagihan RS dalam ketakutan. Ia tak akan mampu membayar, meski dicicil seumur hidup. Dengan tangan bergetar, ia membuka amplop itu, dan menemukan catatan dipojok atas tagihan.
"Telah dibayar lunas dengan segelas susu.."
Tertanda, dr. Howard Kelly.
Note :
Cerita di atas memberi teladan untuk tidak ragu berbuat baik dan tidak mengharapkan balasan atas perbuatan baik. Pada akhirnya, buah dari perbuatan akan selalu mengikuti kita.
Siapakah dr. Howard Kelly? Ia tak lain adalah anak kelaparan yang pernah ditolong wanita tersebut.
Cerita ini disadur dari buku pengalaman dr. Howard Kelly dalam perjalanannya melalui Northern Pennsylvania.
Dokter Howard Kelly adalah dokter yang sangat dihormati. Pada tahun 1895, ia mendirikan Division of Gynecologic Oncology di John Hopkins University.
"HAVE A GOOD DAY"
Dear brothers,
Ada seorang anak lelaki miskin. Ia sangat lapar, tapi tak punya uang. Anak itu memutuskan mengetuk pintu sebuah rumah untuk meminta makanan.
Namun keberaniannya lenyap saat pintu dibuka oleh seorang gadis muda. Anak itu tidak jadi meminta makanan, ia hanya meminta segelas air.
Gadis itu tahu, anak ini pasti lapar. Maka, ia membawakan segelas besar susu.
"Berapa harga segelas susu ini?" tanya anak lelaki.
"Ibu mengajarkan kami, jangan minta bayaran atas perbuatan baik kami." jawab si gadis muda itu.
"Aku berterima kasih dari hati yang paling dalam!" balas anak lelaki.
Sekian tahun berlalu...
Gadis itu tumbuh menjadi wanita dewasa dan mengalami sakit kronis.
Dokter di kota kecilnya angkat tangan. Ia dibawa ke kota besar, dimana terdapat dokter spesialis.
Dokter Howard Kelly dipanggil untuk melakukan pemeriksaan. Pada saat mendengar nama kota asal wanita itu, terbersit pancaran aneh dimata dokter tersebut.
Bergegas ia turun dari kantornya di lantai atas menuju kamar wanita tersebut. Dalam balutan baju putih kedokterannya, ia langsung mengenali wanita itu.
Setelah melalui perjuangan panjang, akhirnya wanita itu bisa disembuhkan.
Wanita itu menerima amplop tagihan RS dalam ketakutan. Ia tak akan mampu membayar, meski dicicil seumur hidup. Dengan tangan bergetar, ia membuka amplop itu, dan menemukan catatan dipojok atas tagihan.
"Telah dibayar lunas dengan segelas susu.."
Tertanda, dr. Howard Kelly.
Note :
Cerita di atas memberi teladan untuk tidak ragu berbuat baik dan tidak mengharapkan balasan atas perbuatan baik. Pada akhirnya, buah dari perbuatan akan selalu mengikuti kita.
Siapakah dr. Howard Kelly? Ia tak lain adalah anak kelaparan yang pernah ditolong wanita tersebut.
Cerita ini disadur dari buku pengalaman dr. Howard Kelly dalam perjalanannya melalui Northern Pennsylvania.
Dokter Howard Kelly adalah dokter yang sangat dihormati. Pada tahun 1895, ia mendirikan Division of Gynecologic Oncology di John Hopkins University.
"HAVE A GOOD DAY"
Rabu, 29 Desember 2010
Met milad buat sahabat seaqidah dan seiman,...
semoga panjang umur, sehat, selalu dalam lindungan Allah SWT,
bahagia bersama keluarga, menjadi keluarga sakinah, mawaddah, warohmah,
sukses,... dan selamat dunia akhirat... Amien..
seorang sahabat akan selalu mendo'akan sahabatnya, kapanpun... dan dimanapun...
nilai sahabat sangatlah tinggi....
do'a seorang sahabat yang tulus Insya Allah diijabah Allah SWT...Amien...
semoga panjang umur, sehat, selalu dalam lindungan Allah SWT,
bahagia bersama keluarga, menjadi keluarga sakinah, mawaddah, warohmah,
sukses,... dan selamat dunia akhirat... Amien..
seorang sahabat akan selalu mendo'akan sahabatnya, kapanpun... dan dimanapun...
nilai sahabat sangatlah tinggi....
do'a seorang sahabat yang tulus Insya Allah diijabah Allah SWT...Amien...
Sabtu, 11 Desember 2010
HASIL( ULANGAN ULUM SEMESTER 1)
PELAJARAN IPS KELAS 9A
2010
1 ABDIEL IVAN RIVANDI 90
2 AGUNG ROHMAT RIZKITA 85
3 ALDIANSYAR MUGIA U. 75
4 ALVEILA DZIKRIANNISA FIQRIYATI 82,5
5 ANNISA NURJANAH 80
6 ASEP ABDUL ROHMAN HOLIK 82,5
7 AZIZALLAH FAUZ 80
8 CINDY CHRISTA KHARISMA REIGEN 87,5
9 DEBY KUSUMAWATI 82,5
10 DISTY EKA PRATIWI 80
11 DJATU KANIA DHINI 82,5
12 GEORGE ILHAM HABIBI 90
13 GHIFARINNISA FATHIA RACHMADHAN 80
14 ISMI RIJABIANTY 80
15 KINTAN NAFASA 85
16 LUSAN MAULANA SUMARNA 92,5
17 LUTHFIA INDI HAPSARY 82,5
18 LYZA AUDINA PANGESTI 80
19 MOCH. RIZKY MUHARAM YUSUP 82,5
20 MUHAMAD ABDUH BANI SUBARDHI 82,5
21 NADINE MONARISTA RIKKERS 85
22 RAKA PUTRI DAYATAKA 92,5
23 RICKY TUBAGUS WARDANI 82,5
24 RIFQI ADITYA RIADHI 87,5
25 RINA PERMATASARI 85
PELAJARAN IPS KELAS 9A
2010
1 ABDIEL IVAN RIVANDI 90
2 AGUNG ROHMAT RIZKITA 85
3 ALDIANSYAR MUGIA U. 75
4 ALVEILA DZIKRIANNISA FIQRIYATI 82,5
5 ANNISA NURJANAH 80
6 ASEP ABDUL ROHMAN HOLIK 82,5
7 AZIZALLAH FAUZ 80
8 CINDY CHRISTA KHARISMA REIGEN 87,5
9 DEBY KUSUMAWATI 82,5
10 DISTY EKA PRATIWI 80
11 DJATU KANIA DHINI 82,5
12 GEORGE ILHAM HABIBI 90
13 GHIFARINNISA FATHIA RACHMADHAN 80
14 ISMI RIJABIANTY 80
15 KINTAN NAFASA 85
16 LUSAN MAULANA SUMARNA 92,5
17 LUTHFIA INDI HAPSARY 82,5
18 LYZA AUDINA PANGESTI 80
19 MOCH. RIZKY MUHARAM YUSUP 82,5
20 MUHAMAD ABDUH BANI SUBARDHI 82,5
21 NADINE MONARISTA RIKKERS 85
22 RAKA PUTRI DAYATAKA 92,5
23 RICKY TUBAGUS WARDANI 82,5
24 RIFQI ADITYA RIADHI 87,5
25 RINA PERMATASARI 85
26 RIVA YUDHA ABRIYANT 80
27 SALSABILA ZAHRA 82,5
27 SALSABILA ZAHRA 82,5
Langganan:
Postingan (Atom)